Membaca Pada Anak Bukan Proses Alami

cara mengajari anak membaca

Pinoy Halo – Membaca merrupakan konsep dasar dari bertahan hidup. Dengan membaca tentunya akan membuat orang selamat dan terhindar dari kesalah pahamanan. Membaca sendiri harus diajarkan sedari dini termasuk pada anak-anak. Anak pada umumnya anak akan lancar membaca memasuki umur 6-7 tahun. Proses pengenalainya dimulai dari umur 4-5 tahun. Sebagian orang tua akan berpendapat bahwa mengajarkan anak membaca itu sulit. Sebetulnya tidak begitu rumit dan diperlukan trik dan tips yang tepat dalam prosesnya. Penasarannya apa saja tips cara mengajar anak membaca? Berikut adalah ulasannya.

cara mengajari anak membaca

Gunakan media

Anak kecil pada umumnya akan tertarik dengan hal yang mencolok dimata. Penggunaan media belajar seperti flash card bisa menjadi contoh yang tepat. Di flash card sendiri menghadirkan anak dengan hiasan-hiasan serta warna yang menarik bagi anak. Beri durasi sang anak ekspos media tersebut konsisten setiap harinya agar mereka menjadi terbiasa dan menjadi tertarik.

Penggunaan media online memang bagus, namun biasanya penggunaan media online ini bisa meninmbulkan efek negative yakni terganggunya kesehatan mata anak sampai sang anak kesulitan untuk berkonsentrasi.

Menghafal suku kata

Teorinya adalah pasangkan antara satu huruf konsosnan dengan satu huruf vocal semisal ba, be, bi, bo, bu. Ajarkan anak dengan tahapan ini dengan cara yang menyenangkan semisal sambil bermain permainan yang disukai si kecil.

Menghafal suku kata variatif

Pastikan anak telah lulus dan mahir dengan tahap sebelumnya. Jika anak sudah dianggap menguasai, maka tingkatkan kembali ke level selanjutnya. Pada tahap ini, kenalkan anak dengap suku kata yang bervariatif. Contohnya; na, bi, ca, be, to, pi. Selalu gunakan apa yang disenangi anak dalam proses pengajaran agar anak merasa enjoy. Hindari penggunaan konsonan diakhir kalimat karena itu yang akan ada di tahap selanjutnya.

Pengenalan huruf mati

Setelah anak dirasa bisa dan menguasai, maka ajarkan anak huruf mati (konsosnan diakhir kalimat). Contohnya adalah ku, ci, ng. pu, si, ng. dan lain sebagainya.

Baca kata utuh

Anak yang sudah dianggap mahir, maka ajarkan mereka untuk membaca satu kata utuh. Disini kesabaran dari sang pengasuh kembali memiliki andil besar dalam proses pengenalan kemampuan membaca anak.

Pastikan mood sang anak tidak dalam kondisi yang tidak baik. Kondisi pengajarnya pun harus dipastikan dalam keadaan baik pula. Durasi dari pembelajaran ini dipastikan jangan diporsir berlebih. Cukup 1 jam setiap harinya dan berikan anak reward ketika anak sudah bisa menguasai agar anak termotivasi.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *